Disiplin

Saya pernah (dan kadang-kadang, banyak) tidak suka dengan disiplin. Disiplin, yang biasanya diartikan ‘mematuhi tata tertib/peraturan’ adalah sesuatu yang rigid, menjemukan, mengekang, dan membosankan. :[

Tapi semalam pandangan saya berubah seketika saat saya mulai (rajin) membaca buku motivasi (kembali). “Discipline is remembering what you want” (disiplin adalah mengingat apa yang kamu inginkan) begitu kutipan David Campbell. 

Jdeeerr!

Langsunglah saya merasa telah menjadi orang bodoh (lagi, dan setelah sekian lama). Makna disiplin bagi Campell tidaklah harus membosankan, menjemukan, dan memuakkan. Campell memberikan insight yang baru saya temukan—bahwa disiplin adalah sukses, bahwa disiplin adalah menjadi dan mendapat apa yang kita inginkan (dalam artian yang positif dimana kita terus tumbuh, lebih baik, lebih segar, lebih sejahtera, lebih bergairah, lebih bermakna). Inilah yang saya tangkap dari maksud Campbell ketika ia mengatakan “remembering what you want.” Saya pikir begitu karena ini adalah buku motivasi, dan saya pikir wajar jika orang termotivasi untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripada yang ia miliki sekarang (bentuknya bisa berbeda-beda, tentu saja, tapi pasti di sana ada nilai-nilai positif yang membawa pada kebaikan dan keberkahan). Dan jika ini yang diingikan, maka disiplin adalah suatu keniscayaan. Disiplin adalah suatu prasyarat. Maka ketika David Campbell mengatakan, “discipline is remembering what you want” saya lalu meneruskannya ‘and do the necessary things to get it.’

Jika ada hal yang saya inginkan (sebut misalnya…. tulisan dibuat di media tertentu, menulis buku, mahir bermain gitar, fasih berbahasa Arab, diterima di sekolah/perusahaan/komunitas/dan tentu saja… hati kamu 😉 dan … dan seterusnya dan seterusnya…. 🙂 🙂  maka tentu saja saya harus disiplin, yakni terus mengingatnya dan melakukan usaha untuk meraihnya. Itulah disiplin. Itulah kenapa saya harus disiplin.

“Discipline is remembering what you want”(David Campbell)—and do the necessary things to get it.

Kutipan dinukil dari Steve Chandler, 100 Ways to Motivate Others; How Great Leaders Can Produce Insane Result without Driving People Crazy.

100-ways-to-motivate-others-1-728

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s